ANITA RAMSAY AMBARRANI

Minggu, 10 November 2013

0 MANUSIA DAN KEHIDUPAN

Cara Merawat Kecantikan Yang Dilakukan Orang Zaman Dulu
Oleh Anita Ramsay Ambarrani














Cantik itu apa sih sebenarnya? Ada yang mengatakan kulit mulus dan putih itu cantik, namun ada juga yang mengatakan cantik itu tergantung dari sikap wanita tersebut. Ya, memang setiap orang memiliki definisi masing-masing tentang apa itu cantik.
Arti dari cantik bukan lah yang terlihat dari fisik nya saja tetapi kecantikan sejatinya ada didalam diri manusia yang tersimpan dan di bawa sejak lahir, maka tidak heran banyak orang yang berkata kecantikan hati dapat mengalahkan kecantikan fisik dari seseorang.
Setiap perempuan tentu ingin terlihat cantik. Tak heran, sejak dahulu kala kaum perempuan sudah melakukan perawatan dan rias wajah agar tampil cantik. Ada beberapa cara yang digunakan perempuan dulu agar terlihat cantik yaitu :

Kotoran bulbul untuk masker

Zaman dulu, kaum perempuan Jepang sudah memiliki resep tradisional untuk perawatan kecantikan. Resep yang diwariskan turun-temurun ini menggunakan kotoran burung bulbul untuk masker wajah.
Di Jepang, kotoran burung bulbul yang dikenal sebagai Uguisu no Fun sangat berharga. Pada zaman dulu, kaum perempuan Jepang langsung mengoleskan kotoran burung tersebut pada wajah begitu saja. Namun, seiring perkembangan teknologi, masker kotoran burung bulbul ini kemudian dibuat dengan proses yang lebih modern,  dan dijual dalam bentuk bubuk.
Kaum perempuan Jepang percaya kotoran burung bulbul bisa membuat wajah menjadi cantik, karena mengandung enzym guanine yang bisa mengelupaskan kulit mati sekaligus memutihkan kulit. Dengan demikian, kulit wajah pun  menjadi bersih dan bercahaya. Selain untuk perawatan wajah, kotoran burung bulbul juga digunakan untuk membersihkan kimono yang sangat berharga dari noda membandel.










Bubuk tulang hewan untuk rias wajah

Di Prancis pada abad ke-18, kaum perempuan bangsawan, anggota kerajaan, termasuk Ratu Marie Antoinette, sangat ingin memiliki kulit mulus dan halus seperti pualam. Oleh karena itu, penata rias kerajaan pun melakukan trik dengan memberikan lapisan tebal berupa bubuk putih pada wajah mereka. Lapisan bubuk putih itu terbuat dari tulang hewan yang dilumatkan dengan timah putih. Bahan itu lalu dicampur dengan lilin, lemak paus, atau minyak sayur. Nah, saat campuran itu dioleskan pada wajah, hasilnya adalah riasan yang berminyak dan melekat pada kulit wajah cukup lama. 

Makan tanah liat demi kulit mulus

Pada sekitar abad ke-18, kaum perempuan Spanyol sangat mengagungkan kulit yang putih mulus bak porselen. Bagi mereka, kulit seperti itu menjadi ukuran kecantikan. Nah, demi mempertahankan kemulusan kulit, mereka pun rela memakan tanah liat. Ya, mereka percaya bahwa tanah liat berkhasiat memutihkan dan melembutkan kulit. Padahal, gara-gara tanah liat yang mereka makan itu, tak jarang mereka menderita penyakit anemia (kurang darah) dan klorosis (kekurangan tenaga). Akibat mau cantik malah sakit .

Mewarnai rambut dengan arsenic

Pada zaman Yunani Kuno, rambut pirang dianggap sangat indah dan eksotis. Sebab, tidak banyak orang Yunani yang terlahir dengan rambut pirang. Oleh karena itu, kaum perempuan Yunani ketika itu suka mewarnai rambutnya dengan ekstrak tumbuhan dan racun arsenik, guna mendapatkan warna pirang natural. Mereka juga terbiasa mencuci rambutnya dengan campuran abu, minyak zaitun, dan air.





Alis palsu dari bulu kambing

Untuk keindahan mata, kaum perempuan Yunani Kuno membuat alis palsu dari bulu
kambing yang telah diwarnai, lalu ditempelkan pada kulit dengan getah karet. Sedangkan untuk mendapatkan warna hitam pada garis mata atau eyeliner, mereka memakai sejenis bahan dari metal yang ditumbuk halus.



Perona pipi dari pewarna makanan

Pada zaman renaisans (peralihan ke abad modern di Eropa), kaum perempuan Italia sangat gemar memakai polesan bibir dan perona pipi warna merah. Untuk mendapatkan riasan warna merah yang awet, mereka mencampurkan pewarna makanan merah dengan cendana dan lilin. Cara membuat dan memakainya sangat rumit, tapi warna merah yang dihasilkan bisa bertahan lama pada wajah. Bahkan, bisa lebih dari seminggu, termasuk jika dibasuh dengan air setiap hari.

Ramuan belladona

            wanita pada era Elizabeth inimenggunakan ramuan belladona. Ramuan ini digunakan untuk melebarkan pupil matamereka. Sayangnya efek samping penggunaan ramuan ini adalah penglihatan menjadikabur dan menimbulkan halusinasi. Bahayanya lagi, tanaman yang digunakan untukramuan ini merupakan tanaman beracun. Para pemburu kerap menggunakannya untukmembuat ujung panah mereka beracun. Susah yah untuk selalu terlihat cantik,dari zaman dulu ternyata wanita sudah harus bersusah payah agar terlihat cantik.
Menggosokkan kopi di sekujur tubuh

Sejak zaman dulu, baik kaum perempuan maupun lelaki Rusia sudah terbiasa menggunakan ramuan scrub atau lulur dari kopi untuk me-rawat kulit tubuh. Mereka menggosokkan kopi di sekujur tubuh sambil bersauna atau berendam air panas. Hal ini supaya proses pengangkatan sel kulit mati lebih optimal. Nah, dengan lulur kopi ini, kulit akan merona dan tampak cerah. Selain itu, tubuh pun tak akan menebar bau tak sedap.

Menyedot darah dengan lintah

wanita pada masa abad ke14-17. Mereka berusaha terlihat rapuh dan pucat. Sebab kulit pucatmenggambarkan kecantikan seorang wanita pada era ini. Untukmembuat kulit mereka pucat,tak sedikit wanita yang melakukan pengeringan darah.Beberapa dari mereka bahkan menempelkan lintah di bagian telinga.



Menghilangkan bau mulut dengan arang

Napas segar adalah modal utama saat berbicara dengan lawan jenis, atau klien penting. Di zaman modern, terdapat pasta gigi dengan aroma mint segar. Namun, apa yang dilakukan oleh orang-orang Romawi kuno untuk menghilangkan bau mulut akibat lubang-lubang pada gigi? mereka menggunakan arang sebagai senjata melawan bau mulut. Namun, di sejumlah daerah lainnya, masyarakat kuno terbiasa menggunakan kayu hasil pembakaran. Mereka mengklaim bahwa mengunyah arang meninggalkan bau mulut mint segar pada mulut, dan juga gigi yang hitam.

Bibir merah dengan bromine

Wanita di zaman mesir kuno mendapatkan sensualitas bibir mereka dengan menggunakan zat kimia bromin. Namun, zat kimia berbahaya ini ternyata mampu membakar kulit, gagal ginjal, dan kerusakan otak pada wanita yang menggunakannya.


Mandi air garam
           
Negeri Mesir tersohor karena kecantikan Ratu Cleopatra yang melegenda. Sejak zaman ratu yang terkenal cantik jelita ini, kaum perempuan Mesir gemar melakukan perawatan kecantikan dengan bahan mineral. Misalnya, mandi air garam dan berendam pada lumpur Laut Mati. Konon, khasiat keduanya bisa membuat awet muda dan menjadikan kulit mulus bercahaya. Selain itu, parfum juga merupakan hal yang penting bagi peradaban Mesir. Orang Mesir membuat parfum dari bunga, madu, anggur, dan buah.

Besi panas untuk mencatok rambut

Pada masa ini tentu alat catok rambut belum ditemukan. Untuk itu para wanita menggulung rambut mereka dengan menggunakan besi panas. Belum ditemukannya hair spray juga tak menghambat langkah mereka untuk mempercantik penampilan. sebagai gantinya mereka memilih permen karet, untuk membuat tatanan rambut mereka tetap rapi dan tidak berantakan.

Masker kotoran buaya dan lumpur

Pada zaman dahulu para wanita di Yunani mencampur kotoran buaya dengan lumpur dan menjadikannya masker wajah. Ramuan tersebut dipercaya dapat memperlambat proses penuaan pada wajah seseorang.

Pemutih kulit dari timah putih

Wanita di Yunani kuno mencampur timah putih dengan minyak zaitun untuk memutihkan kulit mereka. Namun, pada waktu itu mereka tidak tahu bahwa jika timah putih diserap ke dalam kulit dapat menyebabkan kematian karena terdapat racun. Ritual lain yang tidak biasa adalah dengan menggunakan bubuk gelap untuk menghubungkan kedua alis, yang pada waktu itu dianggap sebagai simbol keindahan.




Bubuk timah hitam

Untuk membuat mata terlihat lebih menarik, wanita, khususnya yang tinggal di Mesir, menggunakan  bubuk timah hitam untuk digunakan sebagai celak mata. Namun hal ini dihentikan setelah mereka menyadari bahwa zat ini beracun.


Bahan alami dari tumbuhan

Sebagian besar ritual kecantikan masa lalu berasal dari peradaban Mesir. Mereka membuat eyeliner dari galena, eyeshadow dari rempah-rempah kunyit, dan juga menggunakan almond yang sudah dibakar untuk menghitamkan alis mata. Meskipun beberapa ritual kecantikan di atas ada yang berbahaya, namun hal ini membuktikan bahwa wanita pada jaman dulu pun sudah memikirkan tentang kecantikan mereka. 


Sumber : Majalah Girls

Kamis, 17 Oktober 2013

0 MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUPNYA

SUMBER DAYA ALAM

CARA PENGELOLAHAN SUMBER DAYA ALAM BERDASARKAN PRINSIP PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
Oleh Anita Ramsay Ambarrani








Di sekitar manusia tersedia beranekaragaman benda dan energy yang senatiasa siap membantu dan melengkapi berbagai kebutuhan manusia agar dapat melangsungkan kehidupannya. Keanekaragaman benda dan energy yang dapat kita temukan di atmosfer , litosfer , hidrosfer maupun biosfer inilah yang sehari-hari kita namakan sumber daya alam.
Benda dan energi yang tersedia tersebut terbentuk secara alamiah dan tersedia dalam jumlah yang bervariasi. Ada zat dan energy yang jumlahnya tidak terbatas seperti : energy matahari , angin , air laut tetapi ada  pula yang jumlah nya terbatas seperti bahan tambang , hutan , dan keanekaragaman hayati . selama bumi ada , manusia telah melakukan berbagai campur tangan kepada potensi sumber daya alam dan terkadang kurang arif dalam meg-eksploitasi sumber daya alam .
Pemafaatan sumber daya alam yang efisien dan berkelanjutan memerlukan pengetahuan dan perinsip-prinsip yang arif pula.
Sumber daya alam dan pembagiannya
1.      Sumber daya alam berdasarkan proses pembentukannya
·         Sumber daya alam biotik, yaitu sumber daya alam yang terbentuk oleh proses kehidupan seperti tumbuhan dan berkembang biak. Contohnya: tumbuh-tumbuhan dan binatang.
·         Sumber daya alam abiotik yaitu sumber daya alam yang terbentuk secara alamiah atau secara fisika . contohnya : mineral tambang , udara, tanah, sinar matahari.
·         Sumber daya alam lingkungan , yaitu sumber daya alam yang  merupakan perpaduan antara sumber daya abiotik & biotic yang membentuk suatu linkungan tertentu . contohnya : panorama alam.
2.      Sumber daya alam berdasarkan sifatnya
·         Sumber daya alam yang dapat di perbarui yaitu sumber daya alam yang tidak habis di pakai, karena bagian-bagian yang telah terpakai dapat dig anti dengan yang baru atau jumlahnya sanggat banyak.
Contohnya : tanah , air , hewan dan tumbuh-tumbuhan
·         Sumber daya alam yang tidak apat di  perbarui yaitu sumber daya alam yang sekali pakai .contohnya barang tambang.
3.      Sumber daya alam berdasarkan wujudnya
·         Sumber daya alam yang berupa benda nyata (fisik) . contohnya: benda padat, benda cair atau gas.
·         Sumber daya alam yang bukan berupa benda nyata. Contohnya: sinar matahari dan keindahan alam
Jenis sumber daya alam
§  Hasil tambang
1.      Minyak Bumi
·         Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang;
·         Bensin untuk bahan bakar kendaraan bermotor;
·         Kerosin untuk bahan baku lampu minyak;
·         Solar untuk bahan bakar kendaraan diesel;
·         LNG (Liquid Natural Gas) untuk bahan bakar kompor gas;
·         Oli ialah bahan untuk pelumas mesin;
·         Vaselin ialah salep untuk bahan obat;
·         Parafin untuk bahan pembuat lilin; dan
·         Aspal untuk bahan pembuat jalan (dihasilkan di Pulau Buton)

2.      Batu Bara dimanfaatkan untuk bahan bakarindustri dan rumah tangga.
3.      Biji Besi Untuk peralatan rumah tangga,pertanian dan lain-lain
4.      Tembaga merupakan jenis logam yang berwarna kekuning-kuningan, lunak dan mudah ditempa.
5.      Bauksit Sebagai bahan dasar pembuatanalumunium.
6.      Emas dan Perak untuk perhiasan
7.      Marmer Untuk bahan bangunan rumah atau gedung
8.      Belerang Untuk bahan obat penyakit kulit dan korek api
9.      Yodium Untuk obat dan peramu garam dapur beryodium
10.  Nikel Untuk bahan pelapis besi agar tidak mudah berkarat.
11.  Gas Alam Untuk bahan bakar kompor gas
12.  Mangaan Untuk pembuatan pembuatan besi baja
13.  Grafit Bermanfaat untuk membuat pensil

§  Hasil pertanian dan perkebunan

§  Padi Merupakan bahan baku nasi yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia.
§  Jagung Bahan membuat makanan ternak di samping sebagai makanan pokok daerah tertentu
§  Karet Bahan baku pembuatan ban mobil atau motor/sepeda
§  Kapas Bahan baku tekstil
§  Tembakau Bahan baku rokok dan obat
§  Kopi Bahan baku pembuatan minuman
§  Tebu Untuk bahan baku gula pasir
§  Vanili Untuk penyedap rasa
§  Agave Bermanfaat untuk pembuatan tali
§  Rosela Bermanfaat untuk bahan pembuatan karung goni
§  Kina Untuk membuat obat malaria






Pengelolaan Sumber Daya Alam berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan berkelanjutan
1.      Berdasarkan prinsip mengurangi
Dalam memanfaatkan sumber daya alam sebaiknya tidak dihabiskan semua, tetapi berprinsip mengurangi saja jika eksploitasi Sumber daya alam sampai habis maka akan merusak lingkungan. Sumber daya alam memiliki sifat saling tergantung satu sama lain, sehingga prinsip mengurangi sangat  tepat untuk mengelola  Sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui atau yang tidak dapat di perbaharui. Prinsip ini dilakukan dengan model pengelolaan yang tidak merusak sumber daya alam dengan penggunaan yang efektif dan efisien.
Contoh :
a.       mengurangi penggunaan bahan bakar minyak untuk menekan polusi.
b.      menghindari perbandingan hutan dan ekspor kayu karena perlu waktu lama untuk pemulihan.
c.       Mengurangi penggunaan gas Freon (CFC) karena dapat merusak lapisan ozon.


2.      Berdasarkan prinsip daur ulang
Proses daur ulang adalah pengolahan kembali bahan-bahan bekas dalam bentuk sampah kering yang tidak memiliki nilai ekonomis menjadi suatu barang yang berharga/ berguna bagi kehidupan manusia. proses daur ulang ini menyangkut kegiatan perkumpulan, pemulungan, dan alih fungsi serta pengolahan kembali. Contoh :
a.       Memanfaatkan kain perca menjadi keset.
b.      Daur ulang kertas menjadi kertas kembali.
c.       Daur ulang limbah padi menjadi bahan dasar pupuk.
d.      Daur ulang plastik menjadi bijih plastik.

3.      Berdasarkan prinsip memakai ulang
Untuk mengurangi atau menekan kadar polutan di lingkungan dan menekan biaya produksi dan pemanfaatan limbah makaprinsip memakai ulang sangat efektif contoh :
a.       Penggunaan ulang limbah botol kaca.
b.      Pemanfaatan limbah untuk hansycraft.
c.       Penggunaan limbah kayu untuk kertas atau bahan dasar obat nyamuk.
d.      Penggunaan limbah padi untuk media tanaman.

4.      Berdasarkan prinsip konservasi
Upaya konservasi yaitu upaya pemeliharaan, pelestarian, atau perlindungan lingkungan yang berupa lahan, tanah, air, serta flora dan fauna. Alasan perlunya diadakan konservasi karena adanya kontradiksi antara kebutuhan pemukiman dan industry terhadap keterbatasan lingkungan hidup, serta peningkatan hidup di pedesaan yang tidak disertai dengan peluasan kesempatan kerja.
5.      Berdasarkan prinsip ketahanan
Penggunaan tekhnologi modern sering berkaitan pada ketidakpedulian akan keterbatasan sumber daya ling-kungan. Prinsip ini menekankan pada penggunaan tekhnologi yang selalu siap pada ketersediaan sumber daya yang didapat dari lingkungan masyarakat yang dilayani, tanpa ketergantungan yang berlebihan pada masukan dari luar. Contoh : hasil pertanian luar negeri ( buah dan sayuran) lebih diminati masyarakat Indonesia dibanding hasil pertanian dalam negeri.

6.      Berdasarkan prinsip sistem melingkar
Dengan meningkatnya tekanan jumlah penduduk terhadap sumber-sumber daya alam yang terbatas, sehingga perlu memikirkan system melingkar, bukan garis lurus. Artinya limbah tidak dibuang tetapi limbah tetap bias memiliki nilai jual atau nilai pakai.


Simpulan
         Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang terdapat di alam sekitar kita dan merupakan hasil bentukan alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
         Pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip berwa-wasan lingkungan berkelanjutan , yaitu :
1.      Pengelolaan SDA berdasarkan prinsip mengurangi
2.      Pengelolaan SDA berdasarkan prinsip daur ulang
3.      Pengelolaan SDA berdasarkan prinsip memakai ulang
4.      Pengelolaan SDA berdasarkan prinsip ketahanan
5.      Pengelolaan SDA berdasarkan prinsip sistem melingkar
6.      Pengelolaan SDA berdasarkan prinsip konservasi
        
 Contoh undang-undang yang mengatur tentang pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam , yaitu 
  •  UU No.4 Tahun 1982 tentang pokok-pokok pengelolaan lingkungan.
  •   UU No.29 Tahun 1986 tentang AMDAL
  •   Kepres No.33 Tahun 1989 tentang penggunaan tanah bagi pembangunan kawasan Industri.
  •   Kepres No.32 Tahun 1990 tentang pengelolaan kawasan lindung.




DAFTAR PUSTAKA

Tim geografi. 1997. Geografi. Jakarta : Balai Aksara
            Ishak. 1992. Geografi XI / 2. Bandung : Intan Pariwa
Mastopo,S.1992. pembangunan berlanjut berwawasan lingkungan. Yogyakarta:PAU studi social- Universitas Gajah Mada
Mitcell,B.,et.al.2000.pengelolaan sumberdaya dan lingkungan.

0 MANUSIA DAN PENDERITAAN

KEMISKINAN DI INDONESIA

Oleh Anita Ramsay Ambarrani
       













A.   Latar Belakang 
                 Kemiskinan sering menjadi topik yang dibahas dan diperdebatkan dalam berbagai  forum baik nasional maupun internasional, walaupun kemiskinan itu sendiri telah muncul ratusan tahun yang lalu. Kemiskinan merupakan suatu keadaan yang sering dihubungkan dengan kebutuhan, kesulitan dan kekurangan dalam berbagai keadaan hidup. Perkembangan kondisi kemiskinan di suatu negara secara ekonomis merupakan salah satu indikator untuk melihat perkembangan tingkat kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, dengan semakin menurunnya tingkat kemiskinan yang ada maka dapat disimpulkan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di suatu negara. Dalam mewujudkan tujuan negara, pemerintah secara terus menerus telah melakukan program pembangunan nasional. Dua sasaran utama yang selalu mendapat perhatian dalam program pembangunan nasional adalah pengentasan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran. Pada masa pemerintahan orde baru, upaya pemerintah untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran dapat dikatakan cukup berhasil, namun setelah terjadinya krisis moneter pada tahun 1996 angka kemiskinan dan pengangguran meningkat kembali sehingga hasil kinerja terhadap dua sasaran pembangunan tersebut, hasilnya belum menggembirakan.

B. Pembahasaan
                
Kemiskinan sering dipahami sebagai keadaan kekurangan uang dan barang untuk menjamin kelangsungan hidup. Kemiskinan dapat diartikan sebagaiketidakmampuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan seperti pangan,perumahan, pakaian, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Kemiskinan adalah suatu kondisi yang dialami seseorang atau kelompok orang yang tidak mampumenyelenggarakan hidupnya sampai suatu taraf yang dianggap manusiawi(BAPPENAS dalam BPS, 2002).
Menurut Suparlan (1984) “kemiskinan merupakan sebagai suatu standar tingkat hidup yang rendah yaitu adanya tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau golongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan”.(Hudaya ,2009:7)
Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan menurut Hartomo dan Aziz (1997) yaitu :

1). Pendidikan yang Terlampau Rendah
Tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang kurang mempunyai keterampilan tertentu yang diperlukan dalam kehidupannya. Keterbatasan pendidikan atau keterampilan yang dimiliki seseorang menyebabkan keterbatasan kemampuan seseorang untuk masuk dalam dunia kerja.

2). Malas Bekerja
Adanya sikap malas (bersikap pasif atau bersandar pada nasib) menyebabkan seseorang bersikap acuh tak acuh dan tidak bergairah untuk bekerja.




3). Keterbatasan Sumber Alam
Suatu masyarakat akan dilanda kemiskinan apabila sumber alamnya tidak lagi memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Hal ini sering dikatakan masyarakat itu miskin karena sumberdaya alamnya miskin.




4). Terbatasnya Lapangan Kerja
Keterbatasan lapangan kerja akan membawa konsekuensi kemiskinan bagimasyarakat. Secara ideal seseorang harus mampu menciptakan lapangan kerjabaru sedangkan secara faktual hal tersebut sangat kecil kemungkinanya bagimasyarakat miskin karena keterbatasan modal dan keterampilan.





5). Keterbatasan Modal
Seseorang miskin sebab mereka tidak mempunyai modal untuk melengkapialat maupun bahan dalam rangka menerapkan keterampilan yang merekamiliki dengan suatu tujuan untuk memperoleh penghasilan.

6). Beban Keluarga
Seseorang yang mempunyai anggota keluarga banyak apabila tidak diimbangi dengan usaha peningakatan pendapatan akan menimbulkan kemiskinan karena semakin banyak anggota keluarga akan semakin meningkat tuntutan atau beban untuk hidup yang harus dipenuhi .




C. Unsur Kemiskinan 
·         Kemiskinan yang disebabkan Aspek Badaniyah. Biasanya orang – orang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmaniah. Karena cacat badaniah misalnya : dia lantas berbuat atau bekerja secara tidak wajar seperti menjadi pengemis atau meminta-minta. Menurut ukuran produktifitas kerja, mereka tidak bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal malah lebih bersifat konsumtif . Sedangkan yang menyangkut Aspek Mental biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja secara wajar, sebagaimana manusia lainnya. Mereka ada yang bekerja sebagai meminta-minta atau bekerja sebagai pekerja sambilan bila ada yang memerlukannya, tindakan-tindakan sepertyi itu jelas bisa menyebabkan kemiskinan bagi dirinya dan menimbulkan beban bagi masyarakat lainnya.

·         Kemiskinan yang disebabkan Aspek Bencana. Apabila tidak segera diatasi sama saja hanya akan menimbulkan beban bagi masyarakat umum lainnya. Mereka yang kena bencana alam, umumnya tidak mempunyai tempat tinggal bahkan sumber daya alam yang mereka miliki sebelumnya habis oleh pengikisan bencana alam. Kemiskinan yang disebabkan bencana alam biasanya pihak pemerintah mengambil atau menempuh dua cara. Pertama, sebagai pertolongan sementara diberikan bantuan secukupnya. Kedua, mentransmigrasikan mereka ke tempat-tempat lain yang lebih aman dan memungkinkan mereka hidup layak.

·         Kemiskinan buatan disebut juga kemiskinan Struktural. Ialah kemiskinan yang ditimbulkan oleh dan dari struktur – struktur ekonomi, soisial dan kultur serta politik. Kemiskinan struktur ini selain ditimbulkan oleh struktur penenangan atau nrimo / menerima / pasrah, memandang kemiskinan sebagai nasib, malah sebagai takdir Tuhan.







D. Usaha-usaha Mengatasi Kemiskinan
                Dari hasil penelitian kemudian pusat perhatian para ahli lambat laun mulai bergeser dari tekanan pada penciptaan lapangan kerja yang memadai ke penghapusan kemiskinan, dan akhirnya ke penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar bagi seluruh penduduk yang berupa dua perangkat, yaitu ;

§  perangkat kebutuhan konsumsi perorangan akan pengan, sandang dan papan/ permukiman.
§  Perangkat yang mencakup penyediaan jasa umum dasar, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, saluran air minum, pengangkutan dan kebudayaan .

Disamping kedua perangkat tersebut, kebutuhan dasar atau kebutuhan dasar manusiawi kadang-kadang juga digunakan untuk mencakup tiga sasaran lain, yaitu ;
1. hak atas pekerjaan produktif dan yang memberikan imbalan yang layak, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap rumah tangga atau perorangan.
2. prasarana yang mampu menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk.
3. partisipasi seluruh penduduk , baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berhubungan dengan penyediaan barang-barang dan jasa-jasa kebutuhan dasar.




F. Penutup Kesimpulan

Berdasarkan uraian tersebut, dapat kita tarik benang merah bahwa kemiskinan itu pada hakikatnya berkaitan langsung dengan sistem kemasyrakatan secara menyeluruh. Dan bukan hanya ekonomi atauv politik,social dan budaya. Sehingga penayangannya harus berlangsung secara menyweluruh dengan suatu strategi yang mengandung semua aspek dan perilaku kehidupan manusia bisa dimulai dengan resep ekonomi, kemudian di tunjang oleh tindakan social dan poliotik yang nyata. Namun demikian, dalam kenyataannya bahwa mengeluh memerangi kemiskinan seringkali menjadi suatu masalah perdebatan yang ada kaitannya dengan masalah tersebut, yaitu berkenaan dengan cara dan sasarannya.


Daftar Pustaka
Ahmadi Drs. H. Abu, Ilmu Sosial Dasar, Bineka Cipta Jakarta 2003.v
 Wahyu Drs. MS., Wawasan Ilmu Sosial, Usaha Nasional S
Kursor Blog