ANITA RAMSAY AMBARRANI

Jumat, 29 November 2013

0 Manusia dan lingkungan

5 CERITA PASAR JAKARTA
Oleh Anita Ramsay Ambarrani


Jakarta adalah kota Metropolitan , kita bisa menemukan apa saja di Jakarta . kayanya ungkapan ini memang bener banget . mau minuman, makanan, baju dan lain-lain semua ada di Jakarta dari yang harganya murah sampai harganya mahal . ngga hanya mal ke mal tapi banyak juga lho, pasar yang menjual barang dagangannya dengan harga murmer (murah meriah) . nah disini saya akan menceritakan 5 pasar yang unik di kota Jakarta .
Cerita 1 : bermain bersama ikan
Yang pertama ada Pasar Sumenep letaknya ada di Jl. Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat . buka setiap hari , dari pukul 08.00-17.30 . di pasar Sumenep ini menjual ikan hias, kura-kura, tumbuhan air, makanan dn vitamin ikan, akuarium, batu karang, hiasan akuarium.


Dengan Rp. 50.000 kita bisa memelihara ikan . di pasar ini kita bisa dapatkan semuanya dengan lengkap dan murah . harga satu ikan koki Rp. 20.000 makanan ikan Rp. 5.000 dua tumbuhan air Rp. 10.000 dan satu akuarium plastic kecil Rp.  15.000 . nah kita sudah mendapatkan ikan dan tempat yang nyaman buat dia.

Selain itu saya punya beberapa tips nih :
·         Pintar-pintarlah menawar. Usahakan kita bisa mendapatkan harga grosir, bukan harga pembeli biasa . bukan baju aja kan yang bisa di tawar ! hehe..
·         Sebaiknya berkunjung di sore hari , ngga terlalu panas dan terik. Maklum sebagian besar pasar ini adalah ruangan terbuka yang diisi dengan berbagai kolam dan tumbuhan air.






Cerita 2 : Berburu aksesoris lucu.

Nah pasar yang kedua adalah Pasar Pagi Asemka yang berlokasi di Jl. Asemka, Kota , Jakarta Barat . buka setiap hari Senin-Sabtu, dari pukul 08.00-16.00 . di Pasar Asemka ini menjual gantungan hp, jepitan, dompet hp, ikat rambut, kalung, kipas ,  dan berbagai souvenir.






Pasar Asemka ini adalah salah satu pasar senior loh di Jakarta. Berdiri sejak tahun1980-an, pasar ini sempat mengalami pasang surut. Setelah sempat sepi karena satu dan lain hal, pasar ini kembali ramai saar era Reformasi .







Mau gaya tapi budget terbatas ? bisa kok! Dengan selembar lima puluh ribuan , kita bisa dapat banyak . contohnya kita bisa membeli dompet Hp seharga Rp. 10.000 , kalung kayu Rp. 3.500, gantungan hp imut Rp. 3.500 , sekantung ikatan rambut Rp. 9.000, selusin anting-anting lucu Rp. 10.000, selusin bros Rp.14.000 .

Saya juga punya tips nih :
·         Belanja bareng geng kita . kenapa ? soalnya sebagian barang yang dijual dengan  harga grosiran. Kita bisa dapat dengan harga yang jauh lebih murah.
·         Datanglah di tengah hari saat semua took buka . sebagian tokok ada yang tutup lebih awal lebih banyak pilihan lebih baik , kan ?

Cerita 3 : Mengenal Bunga

Pasar Rawa Belong , yang berlokasi Jl. Rawa Belong, Jakarta Barat . buka setiap hari 24 jam . di pasar ini menjual berbagai bunga hias , bunga tabor, dan rangkaian bunga. Pasar inisudah ada sejak tahun 1985 loh .

 sekarang pasar Rawa Belong terpusat pada dua bangunan besar. Satu bangunan digunakan sebagai pusat penjual bunga tabur dan alat-alat mendekorasi bunga, sedangkan bangunan yang lain digunakan oleh penjual berbagai bunga hias, mulai dari bunga aster, mawar, sampai tulip.

Pengen mencari buket bunga dengan harga murah ? di sinilah tempatnya. Seikat mawar impor berisi 20 tangkai Rp. 30.000 , seikat bunga aster isi 20 tangkai Rp. 10.000 , dua kertas tissue Rp.7.000 dan pita Rp. 3.000 . nah kita sudah bisa mendapatkan buket bunga yang indah dan menarik .

Selain itu saya juga punya tips nih untuk yg ingin berbelanja di sini :
·         Walaupun buka 24 jam sebaiknya datang di waktu subuh karena bunga segar baru saja daatang dari perkebunan .
·         Sebaiknya minta diantar sama orang disekitar kita , karena agak susah mencari angkutan umum di daerah ini apalagi di waktu subuh.


Cerita 4 : Bersantap subuh
    
Di pasar yang ke 4 ini ada Pasar Kue Subuh Senen , berlokasi di Senen, Jakarta Pusat. Buka setiap hari, pukul 20.00-06.30 . di pasar ini menjual jajanan pasar , roti , kue tart , bolu, dan bebagai jenis kue.

Walaupun bukan yang pertama pasar Kue Subuh Senen ini adalah Pasar Subuh terbesar di Jakarta. Berdiri sejak tahun 1984 pasar Kue Subuh ini telah berkembang pesat. Bayangkan saja saat ini ada 4 blok area yang menampung lebih dari 800 pedagang kue! Ckck . jadi nggak usah heran kalau kita berkunjung kesini dan bertemu dengan penjual kantin sekolah. Soalnya pasar ini memang pusatnya grosir kue.
Mau bikin acara bareng sahabat ? atau lagi cari snack untuk acara pensi ? jangan khawatir dengan selembar lima puluh ribuan kita bisa mendapatkan satu tampan jajanan pasar Rp. 20.000 , anekah kue isi 25 buah Rp. 20.000, lima buah roti Rp. 10.000 . wah banyak juga kan kue yang bisa kita beli tanpa mengeluarkan uang yg banyak .





Nah saya punya tips lagi nih :
·         Lebih banyak pilihan kue yang masih fresh setelah tengah malam dan menjelang subuh.
·         Setiap penjual punya kualitas kue yang berbeda-beda . nggak ada salahnya membeli satu dulu buat kita coba. Murah , kok ! hehe
Cerita 5 : Tenggelam dalam mainan

Pasar ke 5 ada Pasar prumpung , yang berlokasi di Jl. Prumpung, cipinang, Jakarta Timur. Buka setiap hari dari mulai pukul 08.00-19.00 . di pasar ini menjual berbagai jenis mainan dari yang modern seperti Scrabble dan monopoli, sampai ke mainan tradisional seperti bekel dan congklak.
Memang usia pasar ini masih muda , berdiri sejak tahun 2000 , tapi pasar prumpung ini ngga kalah bersaing dengan pasar yang lainnya. Buktinya setiap hari banyak pembeli grosiran yang menjual kembali mainanya atau orang tua yang cuma ingin membeli mainan untuk anaknya.



Dengan Rp. 50.000 kita bisa dapat banyak barang nih mulai dari kartu remi lucu Rp. 5.000 , kartu UNO Rp. 15.000, kubus Rp. 10.000 , dan boneka dan tiga pasang baju gantinya Rp. 20.000.

Dan tips yang terakhir dari saya yaitu :
·         Jangan memakai barang yang mencolok seperti perhiasan yang banyak karena nanti harga yang di tawarkan lebih mahal.
·         Karena lokasi pasar ini di pinggir jalan , parkir terkadang menjadi masalah . jadi lebih baik naik angkot atau parkir di tempat yang agak jauh dan aman .
Nah itu lah cerita saya tentang 5 pasar unik dan murah di Jakarta . semoga cerita saya bermanfaat untuk anada yang ingin berkunjung ke salah satu pasar diatas J



Sumber :

Majalah Gadis edisi 12

Senin, 25 November 2013

0 MANUSIA DAN LINGKUNGAN

PELAKSANAAN SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA
Oleh Anita Ramsay Ambarrani









Sistem pemerintahan Negara Indonesia menurut UUD 1945 tidak mengacu pada suatu sistem Negara mana pun. Sistem pemerintahan Negara Indonesia adalah ssistem khas menurut keribadian bangsa Indonesia . susunan organisasi Negara Indonesia adalah alat-alat pengkap Negara atau lembaga-lembaga Negara yang di atur dalam UUD 1945, baik sebelum maupun sesudah perubahan.

Susunan organisai Negara yang diatur dalam UUD 1945 sebelum perubahan Majelis Perumusyawaratan Rakyat (MPR) , Presiden, Dewan Pertimbangan Agung (DPA), Dewan Perwakilan Rakyat(DPR), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Mahkamah Agung (MA). Sementara itu , menurut UUD 1945 hasil perubahan lembaga-lembaga Negara yang terdapat  dalam UUD 1945 adalah Majelis Perumusyawaratan Rakyat (MPR) , Presiden, Dewan Pertimbangan Agung (DPA), Dewan Perwakilan Rakyat(DPR), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Mahkamah Agung (MA) , Mahkama Konsitusi(MK), dan Komisi Yudisial(KY). Sebelum membahas lebih jauh tentang lembaga-lembaga Negara Indonesia terlebih dahulu tntang pokok-pokok system pemerintahan Republik Indonesia dan perkembangannya dari masa ke masa .

1.    Pokok-pokok sistem pemerintahan Republik Indonesia

Dalam kaitannya dengan sistem pemerintahan Indonesia , Indonesia menganut sistem Presidensial. Persiden sebagai pemegang kekuasaan eksekutif memiliki fungsi rangkap, yaitu sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan. Dalam UUD 1945 pasal 17 ayat(1) ditegaskan bahawa presiden di bantu oleh menteri-menteri Negara. Cabinet atau menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden, serta bertanggung jawab  kepada presiden. Presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat lewat pemilihan umum .

Sistem perwakilan di Indonesia dalam konteks kelembagaan sudah terdiri atas dua badan, yaitu DPR dan DPD. Hal itu sama seperti halnya di belanda terdiri atas Eerste Kamer (perwakilan daerah) dan Tweede Kamer (perwakilan seluruh rakyat).

Dalam sistem perwakilan di Indonesia, MPR terdiri atas duan badan (bicameral), yaitu DPR yang anggotanya berjumlah 560 orang dan DPD berjumlah 132 orang. DPR terdiri atas wakil-wakil rakyat yang di pilih melalui pemilu dengan sisteem proporsional terbuka.

Sistem pemerintahan Negara Indonesia setelah perubahan UUD 1945, menganut sistem pemerintahan presidensial presiden tetapi sebagai kepala Negara, sekaligus kepala pemerintahan. Presiden juga berada diluar pengawasan langsung DPR dan tidak tanggung jawab pada parlemn. Akan tetapi , sistem pemerintahan ini juga mengambil unsure-unsur dari  seitem parlementer dan melakukan pembauran untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan yang ada dalam sistem presidensial.


2.    Sistem pemerintahan Indonesia dari masa ke masa

a.     Periode dari awal kemerdekaan (18 Agustus 1945-27 Desember 1949)

Seperti yang diketahui, semenjak tanggal 18 Agustus 1945 telah berlaku UUD 1945 yang di tetapkan oleh panitia persiapan kemerdekaan Indonesia  (PPKI). Akan tetapi dalam kenyataaannya, ketentuan-ketentuan yang tercantum didalamnya tidak seluruhnya dijalankan.



 
Suatu keuntungan yang besar bahwa para pembentuk Negara telah menetapkan satu undang-undang dasar yang ringkas, bahkan sekarang ini yang teringkas di dunia. Salah satu jalan keluar yang berhasil di rumuskan oleh PPKI adalah ditetapkannya pasal IV aturan peralihan UUD 1945 yang berbunyi:” sebelum MPR , DPR dan DPA di bentuk menurut undang-undang dasar ini , segala kekuasaanya dijalankan oleh presiden dengan bantuan komite Nasional’.


Praktis dengan kondisi Negara yang belum stabil sehingga pasal IV aturan peralihan dapat difungsikan dengan memberikan kekuasaan pada presiden. Dengan demikian, presiden dapat melaksanakan wewenang yang dimiliki oleh MPR. Akan tetapi, satu setengah bulan setelah proklamasi, akhirnya lahirlah referendum pada tangggal 7 oktober 1945. Referendum berisi tentang desakan kepada presiden memakai kekuasaan istimewanya untuk segera mempbentuk MPR dan mengusulkan pula supaya anggota-anggota komite nasional Indonesia pusat dapat dianggap sebagai anggota MPR.

Komite nasional Indonesia beranggotakan 150 orang dengan ketuanya mr.Kasman Singodimedjo dan dilantik oleh presiden Republik Indonesia  Ir. Soekarno pada tanggal 29 Agustus 1945.

b.    Periode pemberlakuan konsitusi RIS (17 Desember 1949 - 17 Agustus 1950)

Pada perinsipnya sistem pemerintahan yang dianut konsitusi RIS adalah sistem pemerintahan berdasarkan sistem cabinet parlementer . akan tetapi , parlementer yang diterapkan indnesia pada periode ini bukan sistem parlementer murni, melainkan parlementer semu. Dalam sistem parlementer murni, parlemter mempunyai kedudukan yang sangat besar.
Pada masa ini Negara terbagi dalam enam lembaga Negara atau alat-alat kelengkapan federal RIS. Lembaga-lembaga tersebut adalah pesiden , menteri  , senat , DPR , MA Indonesia , dan dewan pegawasan keuangan. Pada pelaksanaan sistem ini terdapat hubungan kerja sama antaralembaga- lembaga Negara, yaitu pemerintah, DPR,dan senat menjalankan kekuasaan membentuk  undang-undang. Pemerintah juga memegang kekuasaan dalam melaksanakan udang-undang atau pemerintahan Negara. Sementara itu , pengadilan negeri, pengadilan tinggi, dan mahkama agung mempunyai kekuasaan untuk mengadili pelanggaran undang-undang.

c.      Periode pemberlakuan UUDS 1950(17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959)

Dengan undang-undang dasar sementara  1950 , sistem pemerintahan yang di anut Indonesia adalah sistem pemerintahan parlementerr . sebagai bukti autentik dapat dilihat pasal-pasal yang mencerminkan sistem pemerintahan parlementer, pasal 83 ayat 1 menyatakan bahwa presiden dan wakil presiden tidak dapat diganggu gugat. Pasal 83 ayat 2 menyatakan bahwa menteri- menteri bertanggung jawab atas seluruh kebijaksanaan pemerintah , baik bersama-sama untuk seluruhnya maupun msing-masing untuk bagiannya sendiri-sendiri.

Ketika indonesiaa menerapkan UUDS 1950, pemerintah berlangsung secara tidak stabil. Akibat adanya sistem multipartai menyebabkan tiap-tiap partai mementingkan kepentingan partai, bukan kepentingan bangsa dan Negara.

Pada periode ini kekuasaan alat-alat perlengkap Negara di kendalikan oleh lembaga yang bersangkutan tanpa dikoordinasikan pemerintah pusat. Kondisi poltik pada masa berlakunya UUDS 1950 memanas. Hal ini di tandai dengan jatuh bangun cabinet akibat mosi tidak percaya yang di lontarkan DPR kepada kabinet.

Pada periode pemberlakuan UUDS 1950, cabinet yang pertama kali memerintah adalah cabinet Natsir sebagai cabinet koalisai yang di pimpin oleh partai Masyumi dan PNI sebagai partai oposisi. Selanjutnya disusul dengan terbentuknya cabinet sukiman juga dari partai Masyumi. Cabinet Sukiman jatuh diganti oleh cabinet Wilopo. Lalu diikuti oleh cabinet Ali Sastroamidjojo. Setelah itu, diganti lagi oleh cabinet Burhanuddin Harahap. Demikianlah keadaannya selalu terjadi pergantian kabienet yang semuanya berumur sangat pendek.

d.    Periode kembali berlakunya UUD 1945
Konstitunte yang dilantik pada tanggal 10 november1956 mengalami kgagalan dalam memenuhi pasal34 UUDS 1950. Dalam pasal 34 UUDS 1950 dinyatakan bahwa konstituante bersama-sama dengan pemerintah selekas-lekasnya menetapkan UUD republic Indonesia sebagai pengganti UUDS 1950. Kegagalan ini mengakibatkan keadaan semakin tidak menentu dan kalau dibiarkan akan membahayakan keselamatan bangsa dan Negara serta kesatuan bangsa. Oleh karena itu, pada tanggal 22 April 1959 presiden Soekarno menyampaikan amanat untuk kembali ke UUD 1945.

Dalam rangka mengembalikan UUD 1945 secara murni menjadi bahan perdebatan diantara anggota badan konstituante (badan penyusun undang-undang dasar). Badan ini terbagi dalam dua kelompok . kelompok pertama , menerima saran untuk kembali pada UUD 1945 secara utuh. Kelompok kedua, bersedia menerima kembali UUD 1945 dengan persyaratan amandemen pada sila pertama pancasila.

Perdebatan kedua kelompok dalam badan Konstituante itu tidak mencapai titik temu, bahkan semakin memanas . akibat presiden yang menurut UUDS 1950 memiliki kemampuan untuk membubarkan DPR, akhirnya membubarkan badan Konstituante yang dianggap tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik . dengan bubarnya badan konstituante, tidak ada lembaga lain yang dapat membentuk undang-undang dasar. Situasi ini mendorong presiden mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959. Sejak Dekret Presiden 5 juli 1959 , konstitusi Indonesia kembali pada UUD 1945. Pada saat itu Indonesia juga menganut sistem demokrasi terpimpin.

e.      Periode orde baru
Bertitik tolat dari sejarah masa lalu yang cukup memprihatinkan dan penyelewengan yang terjadi akibat belum dilaksanakannya pancasila dan UUD 1945, timbul kesadaran untuk melahirkan orde baru.

Masa orde baru bertekad untuk melaksanakan pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen . pada masa orde baru, sistem pemerintahan menitiberatkan pada aspek kestabilan politik . hal ini di lakukan dalam rangka menunjang pembangunan nasional.





Orde baru melalui cara-cara konstitusional mengadakan koreksi total terhadap penyimpangan-penyimpangan di berbagai bidang selama pemerintahan orde lama berkuasa. Sejak itulah UUD 1945 diusahakan untuk dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, secara murni dan konsekuen, dan tahap selanjutnya menghapuskan demokrasi terpimpin diganti dengan demokrasi pancasila. UUD 1945 menganut sistem pemerimtahan presidensial.


Cirri dari sistem pemerintahan presidensial pada masa orde baru adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan. Pada periode ini presiden memiliki kekuasaan sebagai berikut.
§  Pemegang kekuasaan legislative
§  Pemegang kekuasaan kepala pemerintahan
§  Pemegang kekuasaan kepala Negara
§  Panglima tertinggi dalam kemiliteran
§  Mengangkat dan melantik para anggota MPR dari utusan
daerah atau golongan.


f.      Periode reformasi
Pada tanggal 21 Mei 1998 presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatan presiden setelah terjadi gelombang unjuk rasa besar-besaran. Unjuk rasa tersebut dimotori oleh mahasiswa, pemuda, dan berbagai komponen bangsa lainya. Berhentinya presiden Soeharto di tengah krisis ekonomi dan moneter yang sangat memberatkan kehidupan masyarakat Indonesia menjadi awal dimulainya era reformasi di tanah air.



Era reformasi memberikan harapan besar bagi terjadinya perubahan menuju penyelengaraan Negara yang lebih demokratis, transparan, dan memiliki akuntabilitis tinggi serta terwujudnya good governance dan adanya kebebasan berpendapatan. Untuk itu gerakan reformasi diharapkan mampu mendorong perubahan mental bangsa Indonesia, baik pemimpin maupun rakyat sehingga mampu menjadi bangsa yang menganut dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, keadilan , kejujuran, tanggung jawab, persamaan, serta persaudaraan.

Pada masa reformasi sistem presidensial diperkuat melalui mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung. Ketentuan-ketentuan sistem pemerintahan Indonesia pada masa reformasi sebagai berikut.

§ Presiden berhak mengajukan rancangan undang-undang kepada DPR.
§ Presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun dan  dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali masa jabatan.
§ Menteri-menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden.
§ DPR memegang kekuasaan membentuk undang-undang.
§ Presiden dan wakil presiden tidak bertanggung jawab kepada majelis yang di dirikan dua kamar, yaitu DPR dan DPD

3.    Kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan di Indonesia

Sistem pemerintahan yang di laksanakan oleh suatu Negara tentu mempunyai kelebihan dan kelemahan. Bagaimanakah kelebihan dan kelemahan sistem pemerintahan Negara Indonesia ?  beberapa contohnya sebagai berikut.

a.     Kelebihan sistem pemerintaha Indonesia
§  Presiden dapat mengendalikan seluruh penyelengaraan pemerintahan.
§  Presiden mampu menciptakan pemerintah yang kompak dan solid.
§  Sistem pemerintahan lebih stabil, tidak mudah jatuh atau berganti.
§  Presiden dalam masa jabatannya tidak dapat dijatuhkan oleh DPR.

b.     Kelemahan sistem pemerintahan Indonesia
§  Terjadi pemusatan kekuasaan Negara pada satu lembaga yaitu presiden.
§  Peran pengawasan dan perwakilan DPR lemah.
§  Perilaku kolusi , korupsi, dan nepotisme merebak di berbagai bidang kehidupan.


Sumber :

Amin Suprihatin . “Pendidikan kewarganegaraan XII” . Klaten, Maret 2012

Minggu, 10 November 2013

0 MANUSIA DAN KEHIDUPAN

Cara Merawat Kecantikan Yang Dilakukan Orang Zaman Dulu
Oleh Anita Ramsay Ambarrani














Cantik itu apa sih sebenarnya? Ada yang mengatakan kulit mulus dan putih itu cantik, namun ada juga yang mengatakan cantik itu tergantung dari sikap wanita tersebut. Ya, memang setiap orang memiliki definisi masing-masing tentang apa itu cantik.
Arti dari cantik bukan lah yang terlihat dari fisik nya saja tetapi kecantikan sejatinya ada didalam diri manusia yang tersimpan dan di bawa sejak lahir, maka tidak heran banyak orang yang berkata kecantikan hati dapat mengalahkan kecantikan fisik dari seseorang.
Setiap perempuan tentu ingin terlihat cantik. Tak heran, sejak dahulu kala kaum perempuan sudah melakukan perawatan dan rias wajah agar tampil cantik. Ada beberapa cara yang digunakan perempuan dulu agar terlihat cantik yaitu :

Kotoran bulbul untuk masker

Zaman dulu, kaum perempuan Jepang sudah memiliki resep tradisional untuk perawatan kecantikan. Resep yang diwariskan turun-temurun ini menggunakan kotoran burung bulbul untuk masker wajah.
Di Jepang, kotoran burung bulbul yang dikenal sebagai Uguisu no Fun sangat berharga. Pada zaman dulu, kaum perempuan Jepang langsung mengoleskan kotoran burung tersebut pada wajah begitu saja. Namun, seiring perkembangan teknologi, masker kotoran burung bulbul ini kemudian dibuat dengan proses yang lebih modern,  dan dijual dalam bentuk bubuk.
Kaum perempuan Jepang percaya kotoran burung bulbul bisa membuat wajah menjadi cantik, karena mengandung enzym guanine yang bisa mengelupaskan kulit mati sekaligus memutihkan kulit. Dengan demikian, kulit wajah pun  menjadi bersih dan bercahaya. Selain untuk perawatan wajah, kotoran burung bulbul juga digunakan untuk membersihkan kimono yang sangat berharga dari noda membandel.










Bubuk tulang hewan untuk rias wajah

Di Prancis pada abad ke-18, kaum perempuan bangsawan, anggota kerajaan, termasuk Ratu Marie Antoinette, sangat ingin memiliki kulit mulus dan halus seperti pualam. Oleh karena itu, penata rias kerajaan pun melakukan trik dengan memberikan lapisan tebal berupa bubuk putih pada wajah mereka. Lapisan bubuk putih itu terbuat dari tulang hewan yang dilumatkan dengan timah putih. Bahan itu lalu dicampur dengan lilin, lemak paus, atau minyak sayur. Nah, saat campuran itu dioleskan pada wajah, hasilnya adalah riasan yang berminyak dan melekat pada kulit wajah cukup lama. 

Makan tanah liat demi kulit mulus

Pada sekitar abad ke-18, kaum perempuan Spanyol sangat mengagungkan kulit yang putih mulus bak porselen. Bagi mereka, kulit seperti itu menjadi ukuran kecantikan. Nah, demi mempertahankan kemulusan kulit, mereka pun rela memakan tanah liat. Ya, mereka percaya bahwa tanah liat berkhasiat memutihkan dan melembutkan kulit. Padahal, gara-gara tanah liat yang mereka makan itu, tak jarang mereka menderita penyakit anemia (kurang darah) dan klorosis (kekurangan tenaga). Akibat mau cantik malah sakit .

Mewarnai rambut dengan arsenic

Pada zaman Yunani Kuno, rambut pirang dianggap sangat indah dan eksotis. Sebab, tidak banyak orang Yunani yang terlahir dengan rambut pirang. Oleh karena itu, kaum perempuan Yunani ketika itu suka mewarnai rambutnya dengan ekstrak tumbuhan dan racun arsenik, guna mendapatkan warna pirang natural. Mereka juga terbiasa mencuci rambutnya dengan campuran abu, minyak zaitun, dan air.





Alis palsu dari bulu kambing

Untuk keindahan mata, kaum perempuan Yunani Kuno membuat alis palsu dari bulu
kambing yang telah diwarnai, lalu ditempelkan pada kulit dengan getah karet. Sedangkan untuk mendapatkan warna hitam pada garis mata atau eyeliner, mereka memakai sejenis bahan dari metal yang ditumbuk halus.



Perona pipi dari pewarna makanan

Pada zaman renaisans (peralihan ke abad modern di Eropa), kaum perempuan Italia sangat gemar memakai polesan bibir dan perona pipi warna merah. Untuk mendapatkan riasan warna merah yang awet, mereka mencampurkan pewarna makanan merah dengan cendana dan lilin. Cara membuat dan memakainya sangat rumit, tapi warna merah yang dihasilkan bisa bertahan lama pada wajah. Bahkan, bisa lebih dari seminggu, termasuk jika dibasuh dengan air setiap hari.

Ramuan belladona

            wanita pada era Elizabeth inimenggunakan ramuan belladona. Ramuan ini digunakan untuk melebarkan pupil matamereka. Sayangnya efek samping penggunaan ramuan ini adalah penglihatan menjadikabur dan menimbulkan halusinasi. Bahayanya lagi, tanaman yang digunakan untukramuan ini merupakan tanaman beracun. Para pemburu kerap menggunakannya untukmembuat ujung panah mereka beracun. Susah yah untuk selalu terlihat cantik,dari zaman dulu ternyata wanita sudah harus bersusah payah agar terlihat cantik.
Menggosokkan kopi di sekujur tubuh

Sejak zaman dulu, baik kaum perempuan maupun lelaki Rusia sudah terbiasa menggunakan ramuan scrub atau lulur dari kopi untuk me-rawat kulit tubuh. Mereka menggosokkan kopi di sekujur tubuh sambil bersauna atau berendam air panas. Hal ini supaya proses pengangkatan sel kulit mati lebih optimal. Nah, dengan lulur kopi ini, kulit akan merona dan tampak cerah. Selain itu, tubuh pun tak akan menebar bau tak sedap.

Menyedot darah dengan lintah

wanita pada masa abad ke14-17. Mereka berusaha terlihat rapuh dan pucat. Sebab kulit pucatmenggambarkan kecantikan seorang wanita pada era ini. Untukmembuat kulit mereka pucat,tak sedikit wanita yang melakukan pengeringan darah.Beberapa dari mereka bahkan menempelkan lintah di bagian telinga.



Menghilangkan bau mulut dengan arang

Napas segar adalah modal utama saat berbicara dengan lawan jenis, atau klien penting. Di zaman modern, terdapat pasta gigi dengan aroma mint segar. Namun, apa yang dilakukan oleh orang-orang Romawi kuno untuk menghilangkan bau mulut akibat lubang-lubang pada gigi? mereka menggunakan arang sebagai senjata melawan bau mulut. Namun, di sejumlah daerah lainnya, masyarakat kuno terbiasa menggunakan kayu hasil pembakaran. Mereka mengklaim bahwa mengunyah arang meninggalkan bau mulut mint segar pada mulut, dan juga gigi yang hitam.

Bibir merah dengan bromine

Wanita di zaman mesir kuno mendapatkan sensualitas bibir mereka dengan menggunakan zat kimia bromin. Namun, zat kimia berbahaya ini ternyata mampu membakar kulit, gagal ginjal, dan kerusakan otak pada wanita yang menggunakannya.


Mandi air garam
           
Negeri Mesir tersohor karena kecantikan Ratu Cleopatra yang melegenda. Sejak zaman ratu yang terkenal cantik jelita ini, kaum perempuan Mesir gemar melakukan perawatan kecantikan dengan bahan mineral. Misalnya, mandi air garam dan berendam pada lumpur Laut Mati. Konon, khasiat keduanya bisa membuat awet muda dan menjadikan kulit mulus bercahaya. Selain itu, parfum juga merupakan hal yang penting bagi peradaban Mesir. Orang Mesir membuat parfum dari bunga, madu, anggur, dan buah.

Besi panas untuk mencatok rambut

Pada masa ini tentu alat catok rambut belum ditemukan. Untuk itu para wanita menggulung rambut mereka dengan menggunakan besi panas. Belum ditemukannya hair spray juga tak menghambat langkah mereka untuk mempercantik penampilan. sebagai gantinya mereka memilih permen karet, untuk membuat tatanan rambut mereka tetap rapi dan tidak berantakan.

Masker kotoran buaya dan lumpur

Pada zaman dahulu para wanita di Yunani mencampur kotoran buaya dengan lumpur dan menjadikannya masker wajah. Ramuan tersebut dipercaya dapat memperlambat proses penuaan pada wajah seseorang.

Pemutih kulit dari timah putih

Wanita di Yunani kuno mencampur timah putih dengan minyak zaitun untuk memutihkan kulit mereka. Namun, pada waktu itu mereka tidak tahu bahwa jika timah putih diserap ke dalam kulit dapat menyebabkan kematian karena terdapat racun. Ritual lain yang tidak biasa adalah dengan menggunakan bubuk gelap untuk menghubungkan kedua alis, yang pada waktu itu dianggap sebagai simbol keindahan.




Bubuk timah hitam

Untuk membuat mata terlihat lebih menarik, wanita, khususnya yang tinggal di Mesir, menggunakan  bubuk timah hitam untuk digunakan sebagai celak mata. Namun hal ini dihentikan setelah mereka menyadari bahwa zat ini beracun.


Bahan alami dari tumbuhan

Sebagian besar ritual kecantikan masa lalu berasal dari peradaban Mesir. Mereka membuat eyeliner dari galena, eyeshadow dari rempah-rempah kunyit, dan juga menggunakan almond yang sudah dibakar untuk menghitamkan alis mata. Meskipun beberapa ritual kecantikan di atas ada yang berbahaya, namun hal ini membuktikan bahwa wanita pada jaman dulu pun sudah memikirkan tentang kecantikan mereka. 


Sumber : Majalah Girls
Kursor Blog