ANITA RAMSAY AMBARRANI

Selasa, 12 April 2016

1 Tugas Bahasa Indonesia Softskill “ BRIsat Beri Nilai Tambah Layanan perbankan”

  

Kalimat Deduktif
Paragraf 1  :  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk ( Persero) optimistis peluncuran satelit BRIsat akna memangkas biaya overhead perseroan pada masa depan. Satelit BRIsat yang akan mengorbit pada  8 Juni 2016 diharapkan menjadi lompatan besar dalam dunia perbankan sehingga BRI akan menjadithe most valueable bank untuk para stakeholder-nya. SEV IT Strategy & Satellite BRI Hexana Tri Sasongko mengatakan, satelit tersebut akan memperkuat infrastruktur IT sehingga mempu menjaga kualitas jaringan hingga ke daerah terpencil. Kekuataan jaringan akan digunakan untuk Brinets, ATM, EDC, hingga akses hostpot gratis untuk para nasabah.

Alasannya : Paragraf berita diatas merupakan paragraf Deduktif karena kalimat utamanya berada diawal paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat yang bersifat umum kemudian dilengkapi dengan beberapa kalimat penjelasan lainya .
Kalimat Utama : PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk ( Persero) optimistis peluncuran satelit BRIsat akna memangkas biaya overheadperseroan pada masa depan. Satelit BRIsat yang akan mengorbit pada  8 Juni 2016 diharapkan menjadi lompatan besar dalam dunia perbankan sehingga BRI akan menjadi the most valueable bank untuk parastakeholder-nya.
Kalimat Penjelasan : SEV IT Strategy & Satellite BRI Hexana Tri Sasongko mengatakan, satelit tersebut akan memperkuat infrastruktur IT sehingga mempu menjaga kualitas jaringan hingga ke daerah terpencil. Kekuataan jaringan akan digunakan untuk Brinets, ATM, EDC, hingga akses hostpot gratis untuk para nasabah

·         Analisis
1. Observasi : Tidak Ada
2. Kesaksian : Hexana menjelaskan, saat ini BRIsat tengah dirampungkan pengerjaanya di Palo Alto, Amerika Serikat. Proyek satelit ini melibatkan rekanan Prancis.
3. Autoritas : SEV IT Strategy & Satellite BRI Hexana Tri Sasongko mengatakan, satelit tersebut akan memperkuat infrastruktur IT sehingga mempu menjaga kualitas jaringan hingga ke daerah terpencil.

·         Hubungan Kausal
Akibat – Sebab
Satelit BRIsat yang penandatangan kontraknya dilakukan pada 28 April 2014 merupakan sejarah bagi dunia perbankan.  BRI menjadi satu-satunya bank di Indonesia dan dunia yang memiliki satelit sendiri. Kebutuhan BRI mengorbitkan BRIsat karena beberapa hal yakni tantangan jaringan kerja, meningkatkan efisiensi proses otoritas, menjaga kualitas jaringan mewujudkanfinancial inclusion, dan meningkatkan fungsi intermediasi.

Daftar Pustaka
Koran Sindo 7 Maret 2016
http://www.kelasindonesia.com/2015/02/definisi-contoh-kalimat-deduktif-induktif-dan-campuran-dalam-bahasa-indonesia.html

1 Tugas Softskill Bahasa Indonesia

ABSTRAK :

Semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa penyediaan air pipa, maka kualitas pelayanan menjadi sangat penting untuk kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan PT. AETRA AIR JAKARTA Area Bisnis Cempaka Baru. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan yang terdiri dari Tangibles (X1), Reliability (X2), Responsivness (X3), Assurance (X4), dan Empathy   (X5) secara bersama-sama memiliki pengaruh yang positif Y = -5,858 + 0,191X1 + 0,152X2 + 0,266X3 + 0,345X4 + 0,080X5. Selain itu, dengan uji F dilihat bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan uji parsial T menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Nilai Adjusted R square sebesar 0,904 atau 90,4% terhadap kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel kualitas pelayanan dalam penelitian ini dan 9,6% dijelaskan oleh variabel lain.
Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Tangibles, Reliability, Responsivness, Assurance dan    Empathy.

JUDUL PI :
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PT. AETRA AIR JAKARTA
TUJUAN PENELITIAN :
1.      Untuk mengetahui besarnya pengaruh kualitas layanan yang meliputi Tangibles (Bukti Fisik) Reliability (Kehandalan), Responsiveness(Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), dan Empathy (Empati) berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan  pada PT. AETRA AIR JAKARTA
2.      Untuk mengetahui variabel apa yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen pada PT. AETRA AIR JAKARTA.

MANFAAT PENELITIAN :
a.      Manfaat Akademis
Menambah wawasan, pengetahuan dan pemahaman penulis dalam hal manajemen pemasaran khususnya mengenai kepuasan pelanggan.
b.      Manfaat Praktis
Memberikan informasi mengenai kepuasan pelanggan PT AETRA AIR JAKARTA dan acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan.

METODE PENELITIAN:
·         Data / Variabel
Data yang diambil dan digunakan oleh penulis adalah data primer. Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti, dalam hal ini data diperoleh dari hasil pengisian daftar pernyataan (kuesioner) kepada subyek yang bersangkutan dengan penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah pelanggan PT Aetra Air Jakarta Area Bisnis Cempaka Baru.
·         Jenis Data
Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
A. Data Kualitatif
Yaitu data yang bukan dalam bentuk angka-angka atau tidak dapat dihitung, dan diperoleh dari hasil wawancara dengan pimpinan perusahaan dan karyawan dalam perusahaan serta informasi-informasi yang diperoleh dari pihak lain yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.
B.Data Kuantitatif
Yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka-angka yang dapat dihitung, yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan dan berhubungan dengan masalah yang diteliti.
·         Alat Analisis Data
1.                  Analisis Regresi Linear Berganda
Metode ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Adapun bentuk umum dari regresi linier berganda secara matematis adalah sebagai berikut :
Y = a + b1 X1 + b2 X2 + b3 X3+ b4 X4 + b5 X5
Dimana :
Y = Kepuasan konsumen
X1 = Bukti fisik
X2 = Keandalan
X3 = Daya tanggap
X4 = Jaminan
X5 = Empati
b1 = Koefisien Regresi X1
b2 = Koefisien Regresi X2
b3 = Koefisien Regresi X3
b4 = Koefisien Regresi X4
b5 = Koefisien Regresi X5
a = Konstanta
2.      Uji Hipotesis
A. Uji Simultan / Uji F hitung
Uji simultan digunakan untuk mengetahui apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model secara besama-sama atau simultan mempengaruhi variabel dependen.
Perumusan Hipotesis:
Ho =  Kualitas pelayanan secara simultan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Ha = Kualitas pelayanan secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Kriteria pengujian :
1.   Mencari F tabel dengan rumus :
df1 = k-1
df2 = n-k
dimana k adalah jumlah variabel independen dan n adalah jumlah sampel.
Dengan demikian df1 = 5-1 = 4 dan df2 100 – 5 = 95, maka didapat nilai f tabel adalah sebesar 2,467.
2.   Dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau taraf signifikansi yang   digunakan adalah 0,05 (α = 5%). Jika F hitung > F tabel maka Ho diterima berarti, masing-masing variabel independen secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen.

3.      Dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau taraf signifikansi yang digunakan adalah 0,05 (α = 5%). Jika F hitung < F tabel maka Ha ditolak berarti, masing-masing variabel independen secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen.
B. Uji Parsial /Uji T hitung
Uji ini berguna untuk menunjukkan pengaruh satu variabel penjelas secara parsial/individual/sendiri-sendiri dalam menerangkan variansi variabel terikat. Kesignifikanan nilai t ditunjukkan oleh p-value nya. Untuk menguji tingkat signifikan dari masing-masing koefisien regresi yang diperoleh dari perhitungan, criteria pengujian dengan tingkat signifikansi(α).
a. jika t hitung < t tabel maka ho ditolak .
b. jika t hitung > t tabel maka ho diterima.
C. Analisis koefesien Determinasi (R²)
Koefisien determinasi (R2) pada intinya digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan variabel bebas dalam menerangkan variabel terikat. Koefisien determinasi ditentukan dengan nilai Adjusted R square pada hasil output SPSS. Nilai koefisien determinan terletak antara 0-1.
1. Jika nilai R2=1 berarti bahwa garis regresi yang terjadi menjelaskan 100% variasi dalam variabel terikat.
2. Jika nilai R2 = 0 berarti model yang terjadi tidak dapat menjelaskan sedikitpun garis garis regresi yang terjadi.
3. Uji Asumsi Klasik
A.Uji Normalitas
Uji normalitas berfungsi untuk mengetahui data yang dianalisis berbentuk atau mempunyai distribusi normal atau tidak. Langkah yang dilakukan dalam uji ini adalah dengan mengunakan Normal Probabiliy Plot. Jika distribusi data normal, maka sebaran data akan berada disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal.
Dasar pengambilan keputusan adalah berdasarkan probabilitas sebagai berikut:
a.       Jika nilai probabilitas > 0,05 maka Ho diterima
b.      Jika nilai probabilitas < 0,05 makaa Ho ditolak
B.Uji Multikolinieritas
Multikolinearitas  adalah  suatu  keadaan  dimana  satu  atau  lebih  variabel dependen dinyatakan sebagai kombinasi linier denganvariabel dependen lainnya. Jika  suatu  model  regresi  mengandung  multikolinearitas  maka  kesalahan  standar estimasi  akan  cenderung  meningkat  dengan  bertambahnya  variabel  dependen. Multikolinearitas dapat dideteksi dengan :
a.       Jika nilai tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas.
b.      Jika nilai tolerance < 0,10 dan nilai VIF > 10, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi multikolinearitas
C.Uji Heteroskedastisitas
Pengujian  Heteroskedastisitas  dilakukan  dalam  sebuah  model  regresi dengan  tujuan  untuk  mengetahui  apakah  suatu  regresi tersebut  terjadi ketidaksamaan  varians  dari  residual  setiap  pengamatan  ke  pengamatan lainnya. Gejala heteroskedastisitas terjadi apabila disturbance terms untuk setiap observasi tidak lagi konstan tetapi bervariasi. Apabila terdapat pola yang  jelas,  serta titik-titik menyebar  keatas  dan  dibawah 0 pada  sumbu  Y,  maka tidak  terjadi  heteroskedastisitas.
D.Uji Autokorelasi
Uji autokorelasi bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi, yaitu korelasi yang terjadi anatar residual pada pengamatan dengan pengamatan lain pada model regresi. Model regresi yang baik apabila tidak terjadi autokorelasi. Uji Durbin-Watson (DW test) dapat digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya autokorelasi. Jika nilai Durbin Watson berada antara -2 dan 2 maka tidak terdapat gejala autokorelasi.

DAFTAR PUSTAKA :
Ramsay, Anita. 2016. Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan PT Aetra Air Jakarta. Penelitian Ilmiah. Ekonomi-S1, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma. Jakarta.



Kamis, 24 Maret 2016

1 Yang hilang telah kembali

Hay hay hayyy .....
Akhirnya blog ini kembali lagi , setelah sekian lama menghilang :D bukan menghilang sih lebih tepat nya lupa alamat emailnya oke maafkan itu kesalahan saya yang telah melupakan alamat email nya haha . Tapi yaudalahlah ya yang penting blog ini bisa digunakan lagi untuk keperluan matkul softskill . Anyway udah sekian curcol dari saya sampai jumpa lagi byeeeeee
Kursor Blog